Legenda Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu legenda Jawa Barat. Gunung ini merupakan ikon Jawa Barat yang terletak sekitar 20 km di sebelah utara kota Bandung, Jawa Barat. Gunung ini memiliki sederet hutan pinus dan perkebunan teh di sekitarnya. Gunung berapi aktif ini memiliki tiga kawah: Kawah Ratu, Kawah Domas dan Kawah Upas.


Gunung ini merupakan tempat yang tepat untuk anda yang menyukai hiking. Disini anda dapat mendaki di sisi kawah untuk melihat berbagai sumber air panas dan lumpur mendidih didalamnya. Bahkan anda dapat mencoba merebus telur di permukaannya yang panas.
Tangkuban Perahu berarti perahu yang terbalik yang pembentukannya berasal dari legenda lokal orang Sunda. Cerita legenda Tangkuban Perahu menceritakan tentang Dayang Sumbi, seorang wanita cantik yang tinggal di Jawa Barat. Dayang Sumbi memiliki seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Suatu hari Sangkuriang lari dari rumah karena dia tidak patuh pada ibunya. Setelah meninggalkan rumah beberapa lama Sangkuriang kembali lagi ke daerah ini tanpa menyadari rumahnya sendiri.
Dia pun jatuh cinta pada Dayang Sumbi yang masih kelihatan muda karena Dayang Sumbi dianugerahi kecantikan abadi oleh Tuhan. Sangkuriang lalu memutuskan untuk menikahi Dayang Sumbi. Dayang Sumbi lalu meminta Sangkurian untuk membangun dam di Sungai Citarum dan sebuah perahu untuk mereka berdua namun keduanya harus selesai saat fajar. Sangkuriang bermeditasi dan meminta pertolongan makhluk halus jin buto ijo. Dayang Sumbi lalu membodohi buto ijo dengan membentangkan kain sutra merah sehingga makhluk itu mengira fajar sudah datang. Sangkuriang yang merasa tertipu menendang perahu yang belum selesai. Perahu itu kemudian diyakini menjadi gunung Tangkuban Perahu.
Kawah Ratu adalah satu-satunya kawah gunung ini yang dapat diakses dengan mobil. Saat anda mencapai puncak, anda akan disambut panorama spektakuler kawah ini. Kawah Upas dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 20 menit dari kawah Ratu. Namun anda harus berhati-hati karena rute menuju Kawah Upas agak licin di beberapa tempat. Usaha anda akan terbayar ketika anda disambut pemandangan cantik kawah ini dimana terdapat pohon-pohon peneduh dan tanah berlumpur. Kawah terakhir gunung ini adalah kawah Domas.

sudah di baca sebanyak 295 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>